PANDEGLANG.

Para petani di Kabupaten Pandeglang tidak perlu khawatir lagi tidak bisa menggarap sawah saat musim kemarau tiba. Pasalnya, seluruh desa di Kabupaten Pandeglang saat ini tengah melaksanakan pembangunan embung air menggunakan anggaran Dana Desa (DD). Pembangunan embung ini merupakan prioritas kementrian desa dan diperkuat oleh Surat Edaran (SE) Bupati Pandeglang. Kepala Desa Karyasari Kecamatan Cikedal Dedi Rivaldi menyatakan, embung merupakan salah satu prioritas pembangunan di desanya. Saat ini kata Dedi, proses pembuatan embung yang berlokasi di Kampung Sukagalih RT 03 RW 04 tengah dikerjakan dengan menggunakan alat berat dengan nilai anggaran Rp 143 juta lebih. Ukuran embung 1000 M2 dengan kedalaman 2,5 meter. “Spesifikasi embung sudah ditentukan dan kami tinggal melaksanakan. Saat ini masih dikerjakan dan kami targetkan dalam waktu dekat embung dapat dimanfaatkan,” kata Dedi disela-sela meninjau pembuatan embung belum lama ini.

Dedi menyatakan, keberadaan embung air sangat dibutuhkan khususnya oleh petani. Soalnya sebagian besar pesawahan di Desa Karyasari belum teraliri air irigasai. “Dengan adanya embung, kami ingin petani bisa menanam padi dua sampai tiga kali setahun. Sebelumnya banyak petani yang hanya mengandalkan air hujan saat menggarap sawah. Intensitas penanaman padi secara otomatis akan mendongkrak produksi padi,” tandasnya. Ditambahkannya, setelah selesai dibangun embung juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana wisata dan budidaya ikan.

“Pokoknya banyak manfaat dari embung air. Kami optimis dengan program-program yang menyentuh ini desa kami akan segera menjadi desa mandiri dan masyarakatnya sejahtera,” tandasnya. Proses pembuatan embung air juga tengah dilakukan Desa Tegalwangi, Kecamatan Menes. Volume embung di desa ini 15 x 15 Meter dengan jumlah anggaran sebesar Rp 161 juta lebih. Kiki Maulana Sopa, Kepala Desa Tegalwangi mengatakan embung dapat berpotensi mengairi 7 hektar sawah milik masyarakat. Pihaknya juga beharap, para warga bisa melakukan cocok tanam tanpa mengenal musim, karena persediaan air yang cukup. “Ini adalah salah satu program embung yang diprioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang, dan ini juga tidak hanya di Desa kami melainkan desa lainnya juga sama melakukan pembangunan embung,” katanya. Kades menambahkan, air sangat penting terutama untuk mengantisipasi kekeringan. “Mudah-mudahan pembangunan pembuatan embung desa bisa berjalan dengan lancar, dan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” harapnya. Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Tegalwangi Sukamajaya mengatakan, program pembangunan embung sangat penting untuk pengairan sawah dan fungsi lainnya. “Dengan adanya embung desa untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di sektor pertanian khususnya, apalagi embung itu kan bisa buat irigasi, perikanan bahkan sektor wisata juga bisa, dengan begitu masyarakat yang memiliki lahan pertanian tidak akan sulit dalam melakukan penanaman.” (**)