PANDEGLANG,- 

BUPATI Kabupaten Pandeglang Hj Irna Narulita SE, ME menegaskan bahwa arah pembangunan desa di Kabupaten Pandeglang sudah searah dengan konsep Nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Konsep pembangunan itu dimulai dari desa atau wilayah pinggiran. "Pembangunan yang dilakukan Pemkab Pandeglang sesuai dengan Nawacita Bapak Presiden RI, dimulai dari desa dan program pembangunan yang kami lakukan langsung ke titik sasaran," demikian kata bupati usai meresmikan Kantor Desa Citalahab Kecamatan Banjar, Sabtu 5 November 2016 lalu. 

Turut menghadiri peresmian kantor desa yang dibarengkan dengan peresmian Taman Pintar dan Posyandu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Pandeglang Drs Iskandar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dra Ida Novaida, Asisten Administrasi Umum Dadan Tafif Danial, Kepala BPMPD Drs Ramadani M.Si, Kepala DBMSDA Ir Syarif Hidayat, Kepala DTRKP Anwari Husnira, Kepala Dinkes Dra Hj Indah Dinarsiani, Kepala Dinsosnaker Entis Sutisna, Camat Banjar, Kepala Desa Citalahab Hambali, para ketua RW dan RT, dan tokoh masyarakat.

Menurut Bupati, bantuan keuangan yang disalurkan ke desa-desa di Pandeglang pada dasarnya merupakan bentuk perhatian dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kepada desa. Jumlah bantuan untuk desa baik Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) terus mengalami peningkatan. Terus bertambahnya jumlah bantuan keuangan ini diharapkan dapat mendukung upaya program pembangunan di tingkat desa sehingga kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa segera terwujud.

Bupati juga menyatakan, pemanfaatan bantuan keuangan harus dilaksanakan sebaik mungkin agar tepat sasaran dan bisa dipertanggungjawabkan. Pemkab Pandeglang menurut bupati sudah mengeluarkan sejumlah regulasi dan pedoman dalam rangka mengarahkan pelaksanaan bantuan keuangan tepat sasaran. "Untuk itu melalui momen kunjungan langsung jajaran Pemkab Pandeglang ke desa-desa diharapkan dapat mewujudkan sinkronisasi dan harmonisasi antara pemerintah kabupaten dengan kepala desa penerima bantuan keuangan. Agar dalam pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan kegiatan serta dapat dipertanggungjawabkan. Kalau ada persoalan segera konsultasikan dengan pemerintah daerah," kata bupati.

Bupati Hj Irna Narulita menyatakan, untuk menjadikan Pandeglang maju, bersih, rapih, sehat, dan indah tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan proses yang harus dilalui bersama. "Namun inilah tantangan menuju perubahan yang sebenarnya, karena membutuhkan kerja keras serta peran aktif masyarakat agar bersinergi dalam melaksanakan pembangunan daerah. Apalagi suport keuangan untuk desa sudah ada. Tinggal dikelola dengan baik agar sejalan dengan visi misi daerah," katanya.

Dalam kesempatan peresmian kantor desa, bupati kembali mengingatkan kepada para kepala desa tentang pentingnya pemahaman dalam pengelolaan maupun aturan dan regulasi atas penggunaan dana bantuan tersebut haruslah diketahui oleh seluruh komponen pemerintah. "Pemerintah telah mengatur adanya penambahan dana ke desa yang bersumber dari APBN yang diperuntukan bagi desa yang ditransfer melalui APBD yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan. Pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Karena dana yang disalurkan oleh pemerintah sangatlah besar maka diperlukan adanya pembelajaran mengenai tatacara penggunaan dan pengelolaannya," bebernya.

Bupati sangat mengapresiasi atas selesainya pembangunan infrastruktur pendukung pelayanan di pedesaan. Kantor yang representatif dimana pembiayaannya bersumber dari ADD TA 2016 akan mendukung kinerja aparatur desa. Bupati berharap agar bangunan ini juga akan memperbaharui semangat kerja aparatur desa untuk lebih maksimal lagi dalam melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat. "Jangan sampai bangunan kantor desa yang megah ini hanya sebatas simbol karena kerja aparaturnya kurang maksimal."

Dalam kesempatan ini, bupati menghimbau kepada masyarakat Desa Citalahab khususnya dan masyarakat Pandeglang pada umumnya, bahwa maju dan tidaknya Desa ini akan bergantung pada partisipasi masyarakatnya dalam pembangunan." Karena pola pembangunan kita telah memberikan ruang dan kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat langsung baik dalam proses pengusulan, pelaksanaan, bahkan sampai pada proses pengawasannya. Manfaatkan proses pembangunan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup masyarakat desa."

Di akhir sambutannya bupati menyatakan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus melakukan inovasi untuk mendukung percepatan dan pemantapan pembangunan, terutama pelaksanaan kegiatan yang berbasis masyarakat. Penetapan atas pelimpahan kewenangan kepada camat dan penyerahan urusan kepada desa harus dimaksimalkan pelaksanaannya oleh desa. Desa dituntut keratif dan inovatif untuk mengembangkan dan meningkatkan pendapatan asli desa melalui legalisasi penyerahan urusan tersebut. Maksimalkan potensi yang ada di desa serta berdayakan masyarakat sehingga terciptanya desa yang maju dan mandiri. Kepada aparatur desa bupati menghimbau agar terus belajar dan memahami teknologi yang terus berkembang saat ini terutama komputerisasi."Jangan sampai tertingal karena saat ini teknologi menjadi basis seluruh kegiatan administrasi di kantor," demikian kata bupati.(**)