PANDEGLANG,-

Wawancara dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Pandeglang
Drs. Taufik Hidayat, M.Si.

 

Pemerintah Kabupaten Pandeglang memberikan perhatian khusus terhadap kemajuan desa-desa di Kabupaten Pandeglang. Hal ini ditandai dengan perubahan SOTK di lingkup Pemkab Pandeglang yang salah satunya meningkatkan status Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) menjadi Dinas. Pembentukan DPMPD merupakan langkah nyata Pemkab Pandeglang mengimplementasikan visi misi bupati. Bagaimana konsep pembangunan desa di Pandeglang, berikut wawancara dengan Kepala DPMPD Drs Taufik Hidayat, M.Si.


Apa langkah yang dilakukan DPMPD dalam rangka memaksimalkan pembangunan di pedesaan?

Dalam pelaksanaan program kerja tahun 2017, kami bercermin pada kegiatan yang sudah dilaksanakan pada tahun 2016 kemudian kita evaluasi dengan memperhatikan peraturan yang berlaku di desa dan juga beberapa aturan yang berlaku sekarang. Dari hasil evaluasi kinerja ini kemudian muncul skala prioritas pembangunan yang harus dilaksanakan para kepala desa. Penentuan skala prioritas pembangunan dan program ini dilakukan dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan tingkat desa atau kelurahan atau dikenal dengan Musrembangdes/kel. Kami bersyukur Musrembangdes dan kel ini oleh semua desa dilaksanakan sesuai jadwal. Kami selaku SKPD yangmemiliki tupoksi di bidang pemerintahan desa turut melakukan pendampingan dan monitoring Musrembangdes dengan tujuan agar rencana pembangunan tingkat desa sinkron dengan tema pembangunan kabupaten serta visi misi Bupati Pandeglang.

 

Apa harapan bapak terhadap para kepala desa dalam melaksanakan program pembangunan?


Kami mengharapkan agar para kepala desa punya tingkat kenyamanan dan benar-benar aman dalam melaksanakan pembangunan terutama yang pendanaannya bersumber dari bantuan pemerintah. Salah satu cara yang bisa dan harus dilakukan para kepala desa sebelum melaksanakan pembangunan atau kegiatan fisik adalah dengan melibatkan konsultan. Konsultan yang kami maksud konotasinya tidak seperti konsultan yang mengurusi proyek-proyek besar. Konsultan desa ini hanya bertugas untuk memberikan arahan dan membantu kepala desa dalam pelaksanaan proyek fisik sesuai ketentuan dan aman. Konsultan pembangunan ini cukup penting karena kepala desa sangat dituntut melaksanakan pembangunan berdasarkan aturan. Karena kalau keluar dari jalur bisa membahayakan dan berdamkan negative pada citra Pemkab Pandeglang yang bisa saja dianggap tidak mampu melakukan pembinaan dan pendampingan.

Program apa saja yang dicanangkan DPMPD untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para kepala desa?

Kami memfasilitasi dan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang terutama kerjasama pendampingan paralegal. Diharapkan jika menemukan persoalan atau sesuatu yang membingungkan, para kepala desa berkonsultasi dan komukinasi dengan penegak hukum. Maksudnya agar aman dan kepala desa nyaman. Mudah-mudahan kinerja kepala desa tahun inisesuai harapan dan mampu melaksanakan program dengan baik serta dalam sisi pertanggungjawaban program sesuai.

Saran bapak untuk mempercepat pemerataan pembangunan di tingkat desa?

Menurutnya harus ada komitmen bersama dalam rangka menerapkan konsep Desa Membangun bukannya mebangun desa. Capaian kemajuan desa saat ini sudah terlihat terutama dalam periode pertama kepemimpinan Ibu Bupati. Periode pertama ini misal ada program paving blok di satu desa dua titik dan nantinya berkelanjutan. Begitu juga di bidang kesehatan, ekonomi dan peningkatan kemampuan aparatur. Fokus dalam infratsuktur ini menurut kepala dinas tujuannya agar tidak ada lagi desa yang becek, tidak ada lagi Posyandu yang menimbang di emper rumah orang, tidak ada lagi masyarakat petani yang merasakan tidak terairi dengan irigasi. Begitu juga kemandirian semua desa harus memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal lain yang menjadi fokus kami adalah melakukan penataan aset karena nantinya seluruh program yang diturunkan ke desa akan diserahkan ke desa semua dengancatatan asetnya sudah terinventarisir,” pungkasnya. (**)