PANDEGLANG.-

Sejumlah warga Desa Muruy Kecamatan Menes antusias mengikuti kegiatan seleksi perangkat desa yang dilakukan oleh Pemdes Muruy, Rabu (22/2). Seleksi yang dilangsungkan sejak pukul 9.00 Wib. hingga selesai ini diikuti oleh sebanyak 16 peserta dari semua kampung di Desa Muruy.

Kepala Desa Muruy, Kecamatan Menes, Ahmad Afandi mengatakan, seleksi ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan aparatur desa itu sebanyak enam orang. “Sesuai aturan yang ada, bahwa desa itu harus merekrut aparatur melalui seleksi terlebih dahulu. Tingkat pengetahuan dan kemampuan calon aparatur bisa dilihat dari hasil seleksi ini,” kata Afandi
saat ditemui di kantornya.

Menurut Kades, setiap warga diberikan kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan Seleksi Perangkat Desa Muruy. Lolos atau tidaknya menjadi aparatur desa, tergantung hasil penilaian yang dilakukan oleh panitia pelaksana kegiatan. “Kalau nilai kelulusan peserta mencapai 70 sampai 75 akan lulus. Jika ada peserta yang mendapatkan nilai dibawah itu, maka tidak akan lulus,” katanya. Menurutnya, tidak hanya hasil nilai ujian untuk menentukan peserta diterima menjadi aparatur di desanya. akan tetapi kelengkapan dokumen pribadi juga bisa menentukan, seperti ijazah minimal SLTA, dokumen kependudukan yang menyatakan warga Desa Muruy serta dokumen lainnya.


“Bagi calon aparatur harus warga setempat, bukan dari luar desa. Karena hal itu sudah menjadi ketentuan,” ucapnya Ketua panitia pelaksana seleksi aparatur desa, Titi Rohmawati mengatakan, dalam seleksi aparatur desa tersebut para peserta harus mengikuti tes yakni, tes tulis dan wawancara. Dengan jumlah soal untuk tes tulis sebanyak 50 soal dan tes wawancara sebanyak sepuluh pertanyaan.


“Pertama kami lakukan tes tulis selah itu tes wawancara, adapun pengumuman hasil tes ini yaitu akan diumumkan besok (hari ini-red),” terangnya. (**)